Perbedaan Marketing Konvensional dan Digital - Dian Novita Bukit

.docx
School
Telkom University, Bandung **We aren't endorsed by this school
Course
MARKETING 123
Subject
Marketing
Date
Apr 17, 2023
Pages
5
Uploaded by MinisterFishMaster120 on coursehero.com
Perbedaan Marketing Konvensional dan Digital Tugas Besar Marketing Disusun oleh: [Dian Novita Bukit] 2403222107 PJJ S2 MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG 2023
Perbedaan Marketing Konvensional dan Digital Oleh: Dian Novita Bukit Abstrak Era digital yang terjadi saat ini, menuntut manusia Indonesia, lebih peka terhadap perkembangan informasi yang ada. Sehingga, apabila mengabaikan era tersebut, manusia Indonesia akan tertinggal dengan sendirinya. Era digital digunakan, tidak hanya sekedar sebagai alat untuk melihat informasi yang bekembang. Lebih dari pada itu, era digital juga mampu memberikan mamfaat kepada manusia Indonesia. Khususnya dalam sector pemasaran. Pemasaran konvensional dan pemasaran digital sama-sama memiliki pro dan kontra masing-masing meskipun pemasaran digital lebih unggul daripada metode pemasaran konvensional. Pemasaran konvensional terbatas dalam hal konsumen yang ditargetkan karena terbatas pada konsumen lokal, sedangkan untuk pemasaran digital menarik perhatian pelanggan atau konsumen, dengan demikian melalui pemasaran digital perusahaan dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dibandingkan dengan pemasaran konvensional. Pemasaran digital melibatkan komunikasi dua arah yang memungkinkan melayani kebutuhan pelanggan secara efisien. Pemasaran digital memberikan hasil pemasaran yang cepat dan real-time yang memungkinkan perusahaan memperbaiki dan merampingkan strategi pemasaran untuk menghasilkan pendapatan dan laba maksimum. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa perusahaan beralih ke platform pemasaran digital. Pemasaran digital sangat hemat biaya dan ramah lingkungan karena menyediakan transaksi bebas kertas. Para pemasar dan konsumen dapat berinteraksi melalui berbagai platform media sosial yang tidak memungut biaya sepeser pun, dan dokumentasi nya berupa salinan lunak yang disimpan di situs web yang dapat diakses kapan saja di mana saja. Artikel ini ingin membahas perbedaan antara Marketing Konvesional dan Marketing Digital. Marketing Konvensional Pemasaran konvensional adalah kegiatan pemasaran yang dilakukan secara langsung dan menggunakan metode yang konvensional. Sebagai contoh adalah sales suatu produk yang memperkenalkan langsung produk yang dimiliki nya kepada pelanggan disuatu pameran penjualan.
Salah satu keuntungan pemasaran konvensional adalah calon pembeli dapat langsung melihat dan mencoba produk yang ditawarkan sehingga dapat merasa lebih yakin untuk membeli produk yang ditawarkan. Marketing Digital pemasaran digital adalah pemasaran yang menggunakan media digital dan menggunakan metode online. Contoh dari pemasaran digital adalah SEO (Search Engine Optimizer), pemasangan iklan di media sosial (seperti facebook, instagram, youtube, dll), e-mail blast, mobile marketing, dll. Salah satu keuntungan pemasaran digital adalah dengan menggunakan pemasaran digital kita bisa mengelola data lebih mudah serta lebih mudah juga dalam mengatur segmentasi dan demografis pemasaran. Salah satu strategi pemasaran konvensional yang sering digunakan oleh pebisnis untuk memasarkan produk mereka adalah melalui pameran atau exhibition. Pameran atau exhibition adalah sebuah acara untuk mengenalkan produk yang dijual, meningkatkan penjualan, mencari investor maupun memperluas jaringan usaha. Dengan adanya pameran yang diadakan oleh banyaknya EO (Event Organizer) sangat memberikan keuntungan kepada pelaku-pelaku usaha. Perbedaan Marketing Konvensional dan Marketing Digital Perbedaan marketing konvensional dan digital marketing Target Konsumen Konvensional sangat mudah menjangkau audiens, konsumen lokal dengan metode pemasaran konvensional. Digital marketing memungkinkan menjangkau audiens yang ditargetkan secara global dari seluruh dunia. Pendekatan pemasaran Konvemsional pendekatan konvensional lebih dilakukan dengan cara pendekatan secara pribadi karena sangat mudah bagi pemasar untuk memiliki hubungan dengan orang-orang untuk mempromosikan nama merek mereka. Digital marketing kehadiran fisik seorang pemasar tidak diperlukan karena dapat dilakukan secara online namu, untuk mencapai jumlah konsumen sangat terbatas. Dokumentasi
Page1of 5
Uploaded by MinisterFishMaster120 on coursehero.com